Friday, November 20, 2015

Logika Dagang - 16 November 2015

1. Aset (Asset) = adalah segala seuatu yang kita kuasai dan dapat dimanfaatkan
  • Aset Tetap (Fix Asset) = aset yang tidak bisa dengan mudah dijadikan uang tunai . contoh : gedung, tanah , mobil.
  • Aset tidak tetap ( Current Asset) = aset bergerak. aset yang bisa dengan mudah dijadikan uang tunai.  contoh : uang tunai, tabungan, segala sesuatu yang bisa dijual dengan cepat (perhiasan)
  • Intangible Asset = aset yang tidak kelihatan. Contoh : hak paten, keahlian.

2. Hutang (Liabilities) = segala sesuatu yang harus kta bayar.
  •  Hutang jangka panjang.
  • Hutang jngka pendek : tagihan yang harus segera dibayar.

3. Harta / Modal ( Capital) = segala sesuatu yang benar-benar milik kita.





Terdapat 3 jenis laporan keungan :
1. Neraca 



2. Laba - Rugi
  • Laba = selisih antara hasil penjualan dengan biaya yang dikeluarkan dalam memproduksi sesuatu (hasil positif)
  •  Rugi = elisih antara hasil penjualan dengan biaya yang dikeluarkan dalam memproduksi sesuatu (hasil negatif)
 
  • Revenue = hasil penjualan, franchise, hak paten
  • Biaya tetap (fix cost) = upah/gaji, sewa gedung, biaya listrik, biaya telepon, biaya perawatan

3. Arus kas/ cash flow 



Monday, November 2, 2015

BAHAN TAMBAHAN PANGAN & BISNIS DALAM INDUSTRI PANGAN - 2 NOVEMBER 2015

 BAHAN TAMBAHAN PANGAN

Terdapat beberapa jenis bahan tambahan pangan, antara lain adalah :
  1.  Flavor (aroma)
  2. Rasa
  3. Warna
  4. dll
  1. Flavor (aroma)
Flavor (aroma) merupakan senyawa aromatik yang mudah menguap. Terdapat 2 jenis Flavor (aroma) yaitu alami dan artificial.
  • Contoh Flavor (aroma) alami : daun pandan, vanili, kencur, daun salam, jeruk limo, lengkuas, terasi (setengah alami, merupakan hasil fermentasi), dsb.
  • Contoh Flavor (aroma) artificial : esens pisang ambil, esens stroberi, esens leci, dsb.
Di Indonesia, Flavor (aroma) digolongkan menjadi 2 bagian yaitu :
  • golongan yang tidak boleh digunakan
  • golongan yang diizinkan untuk digunakna secara terbatas
BTM Flavor (aroma) tidak mencakup bahan yang memberikan rasa asin (garam), rasa manis (gula) dan rasa asam (cuka).


   2. Rasa
Di Indonesia banyak sekali bahan rempah-rempah yang tergolong dalam beberapa jenis BTM.    Contohnya adalah sebgai berikut.
  • rasa + aroma = kencur, kulit jerut purut, jeruk limo
  • rasa + aroma + warna = kunyit, lengkuas

   3. Warna
Contoh pewarna alami :  hijau -> daun suji, kuning -> kunyit, cokelat -> kluwek, merah -> angkak ( beras yang difermentasi dan berubah menjadi berwarna merah)


Faktor yang harus dipertimbangkan dalam penggunaan BTM : 
  • Takaran
Penggunakan BTM yang berlebihan akan menyia-nyiakan bahan lainnya. Karena pada akhirnya makanan tersebut tidak dapat dikonsumsi.
  •  Jenis

BISNIS DALAM INDUSTRI PANGAN
Bahan pangan didapatkan dari sektor pertanian 

Dalam paradigma lama terdapat 2 jenis pengembangan :
  1. Pengembangan onside (cth : perkebunan mangga, ternak kambing, dll)
  2. Pengembangan offside ( cth : ternak sapi yang dilepas di hutan )

1. Generasi 1 (Bisnis Bibit)
diperlukan High Technology.  
conton :
  • Industri beras yang tahan terhadap hama Wereng. Biji beras harus dimutasikan. Dan biji beras ini hanya bisa ditanam 1-2 generasi saja.
  • Kelapa hibrida yang tingginya 1-2 mete, merupakan hasil hibrid / perkawinan 2 genetika. Jenis kelapa ii anya bisa ditanam 1-2 generasi saja.
2. Generasi 2 ( Bisnis Budidaya)
diperlukan High Technology.
contoh :
  • kentang, menggunakan teknologi tissue , 1 buah kentang bisa menjadi ratusan pohon
Dalam bisnis ini dapat berjualan : media budidaya, jasa pembudidayaan (mengurus hama), peralatan untuk panen.

3. Generasi 3 (Bisnis Teknologi Hasil Pertanian)
Produk dari generasi 2 diolah di bidang bisnis ini.  

 Dalam Business Plans harus terdapat
  1. Visi/misi
  2. Latar Belakang
  3. Deskripsi produk
  4. Rencana pemasaran
  5. Analisi saingan
  6. Analisis SWOT
  7. Operasi produksi
  8. Rencana keungan 
  9. Timeline
  10. Ringkasan

Dalam membuat strategi bisnis kita harus memperhatikan :
  1. Where to go
  2. How to get there
  3. What market needs
  4. How much cost
  5. Greatest oppurtunity
Pihak yang meminjamkan uang (BANK)  akan lebih tertarik untuk meminjamkan uangnya kepada sebuah bisnis yang :
  1. Memiliki track record yang baik
  2. Memiliki kemampuan untuk mengebalikan uang yang dipinjam,
  3. Memiliki kekuatan untuk bertahan  
  4. Memiliki keteraturan dalam berbisnis
Jenis Laporan keungan :
  1. Neraca (aset, hutang , profit)
Harta = aset - hutang
Profit = pemasukan - biaya yang dikeluarkan  
   2. profit and cost ( laba dan rugi)
    3. arus kas (cash flow)
yang menentukan sehatnya profit atau tidak. Jika sebuah perusahaan tdiak memiliki cash flow, maka perusahaan terseu tidak dapat membayar gaji karyawan , maka perusahaan tesebut akan bangkrut.

Untuk menjadi seorng wirausahawan yang hebat diperlukan :
  1. memiliki temuan yang hebat
  2. memiliki semangat yang pantang menyerah
  3. memiliki kemauan yang serius untuk menjadi seorang pengusaha
  4. mau menjadi orang yang kaya (harta)

Seorang penemu/ pencipta / inventor harus : 
  1. memiliki daya saing yang baik
  2. memiliki jangkauan pasar ang luas
  3. memiliki tim yang hebat
  4. memiliki rencana pemasaran yang hebat
  5. memiliki exit strategy/ rencana backup bisa rencana utama gagal
 



 

  

Tuesday, October 27, 2015

PROSES PENGOLAHAN MAKANAN - 26 OKTOBER 2015

Di setiap perosesan makanan, tidak ada proses tunggal, tetapi melalui poses kombinasi.

Tujuan utama dari pemrosesan makanan :
  • agar memiliki nilai tmbah jika dikonsumsi
  • memperpanjang daya simpan makanan

Proses pembuatan tapioka ( 5 kg ubi akan jadi 1 kg tapioka)
Bagan Pemrosesan Tapioka
  1. ubi kayu dicuci dan dikupas, kulit ubi ditampung
  2. ubi diparut, ditambahkan air murni
  3. masuk ke alat EKSTRAKTOR (alat penyaring sentrifugal), ampas keluar dan dengan ampas dijadikan pakan ternak. Sari tapioka keluar dari alat EKSTRAKTOR
  4. sari tapioka masuk ke alat SEPARATOR, yang didalamnya terdapat nossle yang menyebabkan hanya larutan protein yang bisa lewat. Larutan protein dan karbohidrat dikeluarkan dan digunakan bersama air murni. Tapioka encer / tapioka bebas protein keluar dari alat SEPARATOR
  5.  Tapioka encer / tapioka bebas protein masuk ke alat untuk mengentalkan. Disini air dikeluarkan dan digunakan berdama dengan air murni dan larutan protein +karbohidrat.
  6. setelah kental, tapioka kental masuk ke dalam oven dan akan dihadilkan tapioka. dalam proses evaporasi ini, dihasilkan uap air.
 Langkah-langkah diatas merupakan proses pengolahan tepioka decara continue dan dilakukan di perusahaan. Tetapi pengolahan tapioka rumahan lebih diterima di pasaran , karena saat diolah menjadi kerupuk, tapioka rumahan akan lebih mengembang dibandingkan dengan tapioka pabrik. Tetapi saat diteliti, tapioka rumahan akan mengandung lebih banyak mikroba.

Proses pembuatan kopi bubuk
Terdapat 2 jenis proses pengupasan biji kopi yaitu
  1. proses kering
biji dipetik -> dijemur -> ditumbuk pelan-pelan ( sampai kulit terkelupas)
di desa, biasanya biji kopi dijemur di jalanan dan dibirkan akan biji kopi terlindas mobil.


      2. proses basah
biji kopi direndam selama 1 hari - > biji kopi difermentasi ( ada mikroba yang berperan ) -> akan menimbulkan aroma yang khas.
jika menggunakan proses basah, harus diusahakan agar tingkat kematangan biji kopi rata.
Setelah biji kopi dikupas, selanjutkan akan digoreng. Untuk menghasilkan aroma tertentu, suhu dan waktu penggorengan harus diatur. Orang-orng Jepang sangat handal dalam menggoreng biji kopi dengan memainkan suhu dan waktu penggorengan. Mereka bisa mendapatkan aroma kopi yang berbeda-beda hanya dari 1 jenis kopi.

Setelah digoreng biji kopi akan ditumbuk/ dihaluskan.
di kampung , menggunakan lesung kayu -> lalu disaring. diayak
di kota , menggunakan blender / gilingan kopi
di idustri , menggunakan mesim industri/ mesin besar
pemanenan Biji Kopi
  1. dipetik
  2. disortir, menggunakan alat sortec / sortation electronic. yang mendeteksi warna biji kopi dengan menembakkan cahaya ke biji kopi.
  3. biji merah -> proses basah -> lebih mahal -> pemrosesan biji kopi harus benar-benar dikontrol
  4.  biji hijau -> proses kering -> lebih murah
POHON INDUSTRI

TEH
dipetik -> difermentasi (lembab ) -> dikeringkan -> diiter ( menyebabkan daun tergulung)

 beberapa jenis teh :
  1. teh hitam : fermentasi penuh
  2. teh oolong : fermentasi setengah
  3. teh hijau : fermenatsi sebentar


Tuesday, October 20, 2015

Penyusunan Karya Tulis Ilmiah - 19 Oktrober 2015

JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR

BAB I PENDAHULUAN
1. Latar belakang (info, sejarah, alasan)
2. Tujuan
3. Rumusan masalah
4. Hipotesis

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
1. Dasar teori
2. Metodologi

BAB III HASIL PENELITIAN / PROSES

BAB IV PEMBAHASAN (kualitatif)/ PERHITUNGAN (kuantitatif)

BAB V KESIMPULAN/SARAN

Sunday, October 11, 2015

Budidaya dan Pengembahan Buah Kepel (Permen)

Tanaman Buah Kepel memiliki banyak manfaat, mulai dari buah, daun, hingga batangnya. Manfaat buat kepel yang menonjol adalah dapat mengharumkan hasil ekskresi bagi yang mengonsumsinya. Daunnya memiliki bahan antioksidan yang sangat bermanfaat. Sementara batangnya yang kuat dapat digunakan sebagai perabot rumah.

Video : https://youtu.be/0InXoSU8MOY


Pengembangan Pangan Lokal - Risoles

Risoles adalah salah satu jajanan khas Indonesia yang dapat dengan mudah ditemui di mana saja. Risoles merupakan kue basah yang umumnya berisi daging cincang dan potongan sayuran, dibungkus dengan adonan tepung dadar, kemudian dilapisi tepung panir dengan kocokan telur dan digoreng. Selain digoreng, risoles juga dapat dipanggang dengan oven.
Isi risoles saat ini sudah sangat banyak ragamnya. Ada yang sederhana yaitu berisi cincangan daging dan potongan sayur seperti buncis dan wortel. Ada juga yang sudah mengikuti perkembangan zaman dan diisi dengan daging ham, potongan telur rebus, mayonaise, dan keju. Ada pula yang berisi ragout.

Video pengembangan pangan lokal - Risoles : https://www.youtube.com/watch?v=Xpp8A3l0u2U&feature=youtu.be


Monday, October 5, 2015

Pemisahan - Pertemuan Keenam- 5 Oktober 2015


            Proses pengolahan makanan selalu disertai dengan proses pemisahan. Contoh nya proses pemisahan alkohol dengan proses destilasi. Contoh lainnya adalah pemisahan senyawa etris dari bunga dalam pembuatan parfum dengan proses ekstraksi. Dalam pembuatan koi bubuk juga diterapkan proses ekstraksi. 


Ekstraksi adalah proses pemisahan zat padat dari zat cair atau zat padat dari zat padat. Dengan pengetian lain ekstraksi adalah proses pemisahan komponen dari komponen lainnya menggunakan zat pelarut (solvent). Proses ekstraksi biasa dilakukan jika kedua zat memiliki daya larut / titik didih yang berbeda cukup signifikan. Larutan garam dan gula dapat di ekstraksi, tetapi harus menggunakan pelarut yang dapat melarutkan salah satu zat.

  • Proses pembuatan parfum

            Proses pemanasan sari bunga dan air akan menguapkan senyawa aromatis atau senyawa etris pada sari bunga. Senyawa ini memang mudah menguap dibandingkan dengan air yang menguap pada suhu 100 °C. Lalu uap senyawa etris tersebut masuk ke dalam pipa pendingin dan akan meneteskan senyawa etris murni.

  • Proses pembuatan kopi instan

  1.  Proses ekstraksi = Diawali dengan proses pemanasan campuran kopi dan air, campuran tersebut akan menguap.
  2. Proses filtrasi = Proses penyaringan ampas kopi, akan menghasilkan pelarut + kafein
  3. Proses evaporasi = Selanjutnya campuran pelarut + kafein akan disemprotkan masuk ke dalam ruang vakum. Karena tekanan dalam ruang vakum rendah, maka titik didih suatu larutan juga rendah. Maka air menguap dan ditarik keluar dari ruang vakum, dihasilkanlah kristal2 kopi bubuk.

      Aroma kopi bergantung pada suhu penggorengan biji kopi serta lama waktu penggorengan biji kopi.


            Cara pemisahan zat padat dari zat padat :

  1. Disaring / diayak
  2. Dirimbang = cara memisahkan beras dari batu, dengan diberikan air dan wadah dimiring-miringkan dan benda yang berat akan tertinggal
  3. Ditampi
  4. Dipilah-pilah
  5. Diinter = diputar-putar
  6. Dilarutkan = pemisahan gula dan batu, diberi air agar gula larut.




Jika ingin memisahkan 2 jenis cairan yang berbeda bisa dilakukan dengan cara diestraksi lalu didinginkan di pipa pendingin. Tetapi jika hendak memisahkan 7 jenis cairan seperti hal nya minyak bumi, harus di refraksi terlebih dahulu lalu dipisahkan ke beberapa fraksi.




Terdapat beberapa daerah penghasil biji kopi yaitu Vietnam, Kolombia, Indonesia, Hawaii dan daerah lainnya. Di Kolombia, penanaman biji kopi dilakukan secara organic, dengan tidak menggunakan pestisida dan pupuk kimia. Peran cacing tanah sangat mendukung kesuburan tanah. Biji kopi dipanen dengan cara handpicking, lalu dimasukkan ke alat pengupas, biji kopi dicuci setelah itu dengan tangan dipisahkan biji kopi yang tidak terkupas. Lalu biji kopi dikeringkan dijemur dibawah sinar matahari selama 7 – 13 hari.

Cara pengetesan kualitas kopi adalah dengan di coba oleh ahli kopi. Pertama mencium aroma dari kopi bubuk. Setelah itu ditambahkan air panas, tunggu sekitar 4 menit, ampas yang naik ke permukaan dibuang. Kopi dicoba dengan cara disruput agar kopi melewati lidah.

Di perusahaan Starbucks, untuk mendapatkan produk kopi yang enak, mereka mencampurkan beberapa jenis kopi. Kopi yang baik harus di bungkus dengan vakum, agar aroma kopi tetap terjaga.

Kopi mengandung antioksidan yaitu polifenol dan mengandung kafein. Kafein dapat merangsang jantung untuk lebih terpacu. Menyebabkan efek terjaga. Konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan serangan jantung.

Dalam decaffeine coffee, kafein yang terdapat dalam kopi dihilangkan. Kandungan lainnya dalam kopi tetap ada.  Jenis kopi ini lebih aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.