Proses pengolahan makanan selalu disertai dengan proses
pemisahan. Contoh nya proses pemisahan alkohol dengan proses destilasi. Contoh lainnya
adalah pemisahan senyawa etris dari bunga dalam pembuatan parfum dengan proses
ekstraksi. Dalam pembuatan koi bubuk juga diterapkan proses ekstraksi.
Ekstraksi
adalah proses pemisahan zat padat dari zat cair atau zat padat dari zat padat. Dengan
pengetian lain ekstraksi adalah proses pemisahan komponen dari komponen lainnya
menggunakan zat pelarut (solvent). Proses
ekstraksi biasa dilakukan jika kedua zat memiliki daya larut / titik didih yang
berbeda cukup signifikan. Larutan garam dan gula dapat di ekstraksi, tetapi
harus menggunakan pelarut yang dapat melarutkan salah satu zat.
- Proses pembuatan parfum
Proses pemanasan sari bunga dan air akan menguapkan
senyawa aromatis atau senyawa etris pada sari bunga. Senyawa ini memang mudah
menguap dibandingkan dengan air yang menguap pada suhu 100 °C. Lalu uap senyawa
etris tersebut masuk ke dalam pipa pendingin dan akan meneteskan senyawa etris
murni.
- Proses pembuatan kopi instan
- Proses ekstraksi = Diawali dengan proses pemanasan campuran kopi dan air, campuran tersebut akan menguap.
- Proses filtrasi = Proses penyaringan ampas kopi, akan menghasilkan pelarut + kafein
- Proses evaporasi = Selanjutnya campuran pelarut + kafein akan disemprotkan masuk ke dalam ruang vakum. Karena tekanan dalam ruang vakum rendah, maka titik didih suatu larutan juga rendah. Maka air menguap dan ditarik keluar dari ruang vakum, dihasilkanlah kristal2 kopi bubuk.
Aroma
kopi bergantung pada suhu penggorengan biji kopi serta lama waktu penggorengan
biji kopi.
Cara pemisahan zat padat dari zat padat :
- Disaring / diayak
- Dirimbang = cara memisahkan beras dari batu, dengan diberikan air dan wadah dimiring-miringkan dan benda yang berat akan tertinggal
- Ditampi
- Dipilah-pilah
- Diinter = diputar-putar
- Dilarutkan = pemisahan gula dan batu, diberi air agar gula larut.
Jika ingin memisahkan 2
jenis cairan yang berbeda bisa dilakukan dengan cara diestraksi lalu
didinginkan di pipa pendingin. Tetapi jika hendak memisahkan 7 jenis cairan seperti
hal nya minyak bumi, harus di refraksi terlebih dahulu lalu dipisahkan ke
beberapa fraksi.
Terdapat beberapa daerah penghasil
biji kopi yaitu Vietnam, Kolombia, Indonesia, Hawaii dan daerah lainnya. Di Kolombia,
penanaman biji kopi dilakukan secara organic, dengan tidak menggunakan
pestisida dan pupuk kimia. Peran cacing tanah sangat mendukung kesuburan tanah.
Biji kopi dipanen dengan cara handpicking,
lalu dimasukkan ke alat pengupas, biji kopi dicuci setelah itu dengan tangan
dipisahkan biji kopi yang tidak terkupas. Lalu biji kopi dikeringkan dijemur
dibawah sinar matahari selama 7 – 13 hari.
Cara pengetesan kualitas
kopi adalah dengan di coba oleh ahli kopi. Pertama mencium aroma dari kopi
bubuk. Setelah itu ditambahkan air panas, tunggu sekitar 4 menit, ampas yang naik
ke permukaan dibuang. Kopi dicoba dengan cara disruput agar kopi melewati
lidah.
Di perusahaan Starbucks, untuk
mendapatkan produk kopi yang enak, mereka mencampurkan beberapa jenis kopi. Kopi
yang baik harus di bungkus dengan vakum, agar aroma kopi tetap terjaga.
Kopi mengandung antioksidan
yaitu polifenol dan mengandung kafein. Kafein dapat merangsang jantung untuk
lebih terpacu. Menyebabkan efek terjaga. Konsumsi kafein berlebihan dapat
menyebabkan serangan jantung.
Dalam decaffeine coffee, kafein yang terdapat dalam kopi dihilangkan. Kandungan
lainnya dalam kopi tetap ada. Jenis kopi
ini lebih aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.
No comments:
Post a Comment