Monday, October 5, 2015

Pemisahan - Pertemuan Keenam- 5 Oktober 2015


            Proses pengolahan makanan selalu disertai dengan proses pemisahan. Contoh nya proses pemisahan alkohol dengan proses destilasi. Contoh lainnya adalah pemisahan senyawa etris dari bunga dalam pembuatan parfum dengan proses ekstraksi. Dalam pembuatan koi bubuk juga diterapkan proses ekstraksi. 


Ekstraksi adalah proses pemisahan zat padat dari zat cair atau zat padat dari zat padat. Dengan pengetian lain ekstraksi adalah proses pemisahan komponen dari komponen lainnya menggunakan zat pelarut (solvent). Proses ekstraksi biasa dilakukan jika kedua zat memiliki daya larut / titik didih yang berbeda cukup signifikan. Larutan garam dan gula dapat di ekstraksi, tetapi harus menggunakan pelarut yang dapat melarutkan salah satu zat.

  • Proses pembuatan parfum

            Proses pemanasan sari bunga dan air akan menguapkan senyawa aromatis atau senyawa etris pada sari bunga. Senyawa ini memang mudah menguap dibandingkan dengan air yang menguap pada suhu 100 °C. Lalu uap senyawa etris tersebut masuk ke dalam pipa pendingin dan akan meneteskan senyawa etris murni.

  • Proses pembuatan kopi instan

  1.  Proses ekstraksi = Diawali dengan proses pemanasan campuran kopi dan air, campuran tersebut akan menguap.
  2. Proses filtrasi = Proses penyaringan ampas kopi, akan menghasilkan pelarut + kafein
  3. Proses evaporasi = Selanjutnya campuran pelarut + kafein akan disemprotkan masuk ke dalam ruang vakum. Karena tekanan dalam ruang vakum rendah, maka titik didih suatu larutan juga rendah. Maka air menguap dan ditarik keluar dari ruang vakum, dihasilkanlah kristal2 kopi bubuk.

      Aroma kopi bergantung pada suhu penggorengan biji kopi serta lama waktu penggorengan biji kopi.


            Cara pemisahan zat padat dari zat padat :

  1. Disaring / diayak
  2. Dirimbang = cara memisahkan beras dari batu, dengan diberikan air dan wadah dimiring-miringkan dan benda yang berat akan tertinggal
  3. Ditampi
  4. Dipilah-pilah
  5. Diinter = diputar-putar
  6. Dilarutkan = pemisahan gula dan batu, diberi air agar gula larut.




Jika ingin memisahkan 2 jenis cairan yang berbeda bisa dilakukan dengan cara diestraksi lalu didinginkan di pipa pendingin. Tetapi jika hendak memisahkan 7 jenis cairan seperti hal nya minyak bumi, harus di refraksi terlebih dahulu lalu dipisahkan ke beberapa fraksi.




Terdapat beberapa daerah penghasil biji kopi yaitu Vietnam, Kolombia, Indonesia, Hawaii dan daerah lainnya. Di Kolombia, penanaman biji kopi dilakukan secara organic, dengan tidak menggunakan pestisida dan pupuk kimia. Peran cacing tanah sangat mendukung kesuburan tanah. Biji kopi dipanen dengan cara handpicking, lalu dimasukkan ke alat pengupas, biji kopi dicuci setelah itu dengan tangan dipisahkan biji kopi yang tidak terkupas. Lalu biji kopi dikeringkan dijemur dibawah sinar matahari selama 7 – 13 hari.

Cara pengetesan kualitas kopi adalah dengan di coba oleh ahli kopi. Pertama mencium aroma dari kopi bubuk. Setelah itu ditambahkan air panas, tunggu sekitar 4 menit, ampas yang naik ke permukaan dibuang. Kopi dicoba dengan cara disruput agar kopi melewati lidah.

Di perusahaan Starbucks, untuk mendapatkan produk kopi yang enak, mereka mencampurkan beberapa jenis kopi. Kopi yang baik harus di bungkus dengan vakum, agar aroma kopi tetap terjaga.

Kopi mengandung antioksidan yaitu polifenol dan mengandung kafein. Kafein dapat merangsang jantung untuk lebih terpacu. Menyebabkan efek terjaga. Konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan serangan jantung.

Dalam decaffeine coffee, kafein yang terdapat dalam kopi dihilangkan. Kandungan lainnya dalam kopi tetap ada.  Jenis kopi ini lebih aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.



No comments:

Post a Comment