Kelas pertemuan
kedua, Pak Kuhon menjelaskan tentang proses pengolahan makanan di industri.
Terdapat tujuh proses yaitu, pengeringan, pemotongan, pengawetan, pengemasan,
pencucian, pemilahan dan pemanasan/pendinginan. Terdapat dua jenis proses
pengeringan, yaitu proses pengeringan tradisional dan modern. Proses
pengeringan tradisional menggunakan matahari sebagai alat pengering, sedangkan
proses pengeringan modern menggunakan mesin pemanas. Hasil produk dari proses
pengeringan secara tradisional mengandung banyak mikroba, karena dijemur di
udara terbuka. Tetapi hasil nya lebih baik saat di olah lebih lanjut
dibandingakan dengan hasil produk proses pengeringan secara modern.
Di zaman yang
sudah maju ini, proses pemotongan dapat dilakukan menggunakan mesin. Dengan
begitu, hanya dibutuhkan sedikit tenaga kerja manusia di pabrik. Terdapat
perlakuan yang berbeda dalam proses pemotongan bahan pangan. Contohnya, daging
sapi harus dipotong dalam keadaan beku agar potongan rapi. Kebalikan dari
daging sapi, ikan harus dipotong dalam keadaan tidak beku, karena proses
pemotongan ikan mengeluarkan isi tubuh ikan.
Proses pencucian
adalah proses pemisahan zat tidak murni dari zat murni. Untuk mendapatkan zat
murni. Contoh di pabrik wine dilakukan pencucian botol agar mikroba-mikroba
pada botol hilang, di pabrik tapioka
dilakukan pencucian singkong agar bersih dari tanah.
Proses pemilahan
biasanya dilakukan untuk memilih bahan dasar. Bahan dasar dipilih dan
dipisahkan sesuai kategori. Ketentuan kategori ada berbagai jenis. Contohnya
pemilahan biji kopi yang tingkat kematangannya sama, dilihat dari warnanya
menggunakan alat sensor sortek. Contoh lain adalah pemilahan buah nanas yang
memiliki bentuk atau ukuran yang sama, dipisahkan antara yang berukuran besar,
sedang dan kecil.
Proses pemanasan
dan pendinginan dilakukan karena terdapat suatu bahan pangan yang bisa diolah
jika memiliki tekstur tertentu. Contoh proses pemanasan dilakukan untuk
sterilisasi, pembentukan aroma (kopi), ekstraksi (kopi,teh), menghasilkan warna
dan aroma tertentu (kecap pada pembuatan nasi goreng mengalami karamelisasi).
Contoh proses pendinginan dilakukan untuk pembuatan porsi makanan kuantitas
besar (dilakukan proses pendinginan mendadak), pembuatan es batu balok
(dilakukan proses pendinginan pelan-pelan, semakin pelan maka es batu
akan.semakin keras dan bening)
No comments:
Post a Comment