Sunday, September 13, 2015

Pertemuan Kedua - 31 Agustus 2015



Kelas pertemuan kedua, Pak Kuhon menjelaskan tentang proses pengolahan makanan di industri. Terdapat tujuh proses yaitu, pengeringan, pemotongan, pengawetan, pengemasan, pencucian, pemilahan dan pemanasan/pendinginan. Terdapat dua jenis proses pengeringan, yaitu proses pengeringan tradisional dan modern. Proses pengeringan tradisional menggunakan matahari sebagai alat pengering, sedangkan proses pengeringan modern menggunakan mesin pemanas. Hasil produk dari proses pengeringan secara tradisional mengandung banyak mikroba, karena dijemur di udara terbuka. Tetapi hasil nya lebih baik saat di olah lebih lanjut dibandingakan dengan hasil produk proses pengeringan secara modern. 
Di zaman yang sudah maju ini, proses pemotongan dapat dilakukan menggunakan mesin. Dengan begitu, hanya dibutuhkan sedikit tenaga kerja manusia di pabrik. Terdapat perlakuan yang berbeda dalam proses pemotongan bahan pangan. Contohnya, daging sapi harus dipotong dalam keadaan beku agar potongan rapi. Kebalikan dari daging sapi, ikan harus dipotong dalam keadaan tidak beku, karena proses pemotongan ikan mengeluarkan isi tubuh ikan.
Proses pencucian adalah proses pemisahan zat tidak murni dari zat murni. Untuk mendapatkan zat murni. Contoh di pabrik wine dilakukan pencucian botol agar mikroba-mikroba pada botol hilang,  di pabrik tapioka dilakukan pencucian singkong agar bersih dari tanah.
Proses pemilahan biasanya dilakukan untuk memilih bahan dasar. Bahan dasar dipilih dan dipisahkan sesuai kategori. Ketentuan kategori ada berbagai jenis. Contohnya pemilahan biji kopi yang tingkat kematangannya sama, dilihat dari warnanya menggunakan alat sensor sortek. Contoh lain adalah pemilahan buah nanas yang memiliki bentuk atau ukuran yang sama, dipisahkan antara yang berukuran besar, sedang dan kecil.
Proses pemanasan dan pendinginan dilakukan karena terdapat suatu bahan pangan yang bisa diolah jika memiliki tekstur tertentu. Contoh proses pemanasan dilakukan untuk sterilisasi, pembentukan aroma (kopi), ekstraksi (kopi,teh), menghasilkan warna dan aroma tertentu (kecap pada pembuatan nasi goreng mengalami karamelisasi). Contoh proses pendinginan dilakukan untuk pembuatan porsi makanan kuantitas besar (dilakukan proses pendinginan mendadak), pembuatan es batu balok (dilakukan proses pendinginan pelan-pelan, semakin pelan maka es batu akan.semakin keras dan bening)

No comments:

Post a Comment